Selasa, 26 Juli 2011

Profil pemilik blog

Salam Sejahtera bagi kita semua,


Blog ini bukanlah milik pribadi dr.Buntoro Lautan sehingga segala isi yang termuat di dalam blog ini bukanlah merupakan tanggung jawab dari dr.Buntoro Lautan.
Blog ini juga bukanlah bertujuan mempromosikan pengobatan yang dilakukan oleh dr.Buntoro Lautan namun hanyalah sebagai informasi dan referensi bagi saudara-saudari yang sedang mengalami penyakit wasir (seperti yang pernah dialami pemilik blog ini) 


Nama saya Mekel, asal Bekasi, pernah mengalami sakit wasir/ambeien sejak tahun 1988. Tahun 1990 menjalani pengobatan wasir dengan bantuan sinshe yang memakai metode pengikatan wasir (sesudah diinjeksi obat ke dalam wasir tersebut). Selang 3 hari wasirnya copot/lepas dan dinyatakan sembuh. Namun karena kurang mengontrol makanan (pantangan makanan seperti durian dan cabe) sehingga 2 tahun kemudian wasirnya kambuh lagi (wasir dalam) dan saya diamkan sampai akhir Juli 2011 (-+20 tahun) sewaktu muncul wasir baru di luar yang sangat membuat tidak nyaman.


Tujuan saya membuat blog ini hanyalah satu: berbagi/sharing kepada siapa saja yang pernah atau sedang mengalami sakit wasir dan sedang mencari-cari pengobatan.


Sejak akhir Juli 2011, waktu muncul wasir baru di luar yang membuat rasa panas, perih dan sangat tidak nyaman untuk duduk, berjalan dan melakukan kegiatan apa saja maka pencarian mengenai pengobatan wasir yang "benar" terus saya lakukan selama 2 hari. Jalan operasi sering saya dengar bukanlah merupakan cara yang terbaik karena sudah banyak terdengar bahwa akan kambuh lagi dan lubang anus/dubur menjadi tidak elastis (dol) sehingga tidak akan mampu menahan kotoran (sewaktu kebelet). Dan tentu saja biaya operasi yang juga tidak murah.


Nah, akhir-akhir ini banyak sekali pengobatan alternatif yang iklannya sering muncul di TV. Dalam pencarian pengobatan, saya sudah coba sekali di dokter daerah kemanggisan/tanjung duren dengan metode laser punktur. Dikatakan sekali dilaser maka wasirnya akan langsung mengecil hingga 60%, kedua kali tinggal 40%. Intinya 4-5 kali dilaser wasirnya akan 'hilang'. Karena penasaran dan terpaksa maka saya coba dilaser (Rp 500rb sekali laser + salep Rp 100rb!!!). Selesai dilaser wasirnya memang mengecil akan tetapi dalam perjalanan pulang (1/2 jam kemudian) wasirnya kembali membengkak seperti semula! Langsung saya telepon dokternya dan dijawab dengan enteng bahwa memang akan kembali membengkak makanya besok datang lagi aja untuk dilaser kembali, nanti juga 'pasti hilang' (yang pasti duit kita hilang kali).


Pulang rumah langsung saya searching terus di internet. Ketemulah beberapa forum yang membicarakan mengenai dokter-dokter bahkan profesor ahli wasir yang biaya pengobatannya selangit (-+ 35jt)!
Akhirnya ketemulah di 2 forum yang membicarakan metode pengobatan yang dilakukan oleh dr.Buntoro Lautan. Tidak secara spesifik disebutkan mengenai biayanya (hanya dikatakan sangat realistis dan terjangkau) dan yang paling penting, yang membuat keyakinan saya semakin kuat adalah bahwa:


  1. dr.Buntoro adalah generasi ketiga dari metode pengobatan wasir yang diturunkan dari kakeknya ke ayahnya dan kemudian ke dr.Buntoro yang mana beliau sendiri adalah dokter medis lulusan Universitas Trisakti dan pernah prakter di RS Pluit.
  2. Pasiennya rata-rata 100 orang/hari!
  3. Dokternya sangat ramah dan merakyat.
  4. Biaya sangat masuk akal dan terjangkau (pembayaran boleh diangsur lagi)
  5. Point terpentingnya: rata-rata sembuh total! Yang kambuh lagi karena salah sendiri (mereka mengaku sesudah sembuh loss kontrol, daging kambing kembali diembat, duren juga, apalagi cabe yang pedes-pedes.
  6. Karena pasiennya banyak, maka diperlukan kesabaran tingkat tinggi alias tekad yang kuat jika Anda benar-benar berniat menuntaskan sakit wasir Anda.
  7. Satu paket pengobatan bisa berlangsung selama 1 bulanan bahkan sampai berbulan-bulan (pokoknya sampai tuntas) tergantung tingkat penyakit wasir. Dikatakan kalau penyakit fistula/fistel memakan waktu pengobatan yang paling lama.
Saya sudah memasuki minggu ke empat pengobatan. Sebagian besar wasirnya sudah copot. Wasir yang kecil-kecil (calon wasir) juga ditangani oleh dokter. Katanya harus bersih total. Kalau operasi dikatakan kalau dokter bedah biasanya mengangkat wasir yang terlihat besar secara kasat mata saja sehingga yang bakal calonnya dibiarkan.
Wasir yang sudah copot/lepas akan dilaser lagi oleh dokter supaya 'kelihatan' bagus/rata.

Sampai sejauh ini saya memang merasa puas dengan metode pengobatan dan pribadi kesederhanaan dokter. Kembali...hanyalah tekad ingin sembuh total yang membuat kesabaran ini harus ektra tinggi dari proses pendaftaran dan antrian panjang pasien setiap hari!

Semoga bermanfaat.
Wassalam.